What to think about married young





Ga terasa sekarang udah tahun kedua gue lulus dari SMA banyak bgt pelajaran hidup yg udah pernah gue hadapin.
Dan sekarang udah tahun kedua juga gue menjabat sebagai alumni di acara silaturahmi halal bin halal setelah lebaran.

 Sebenarnya tahun ini tahun pertama angkatan gue mengadakan reuni Akbar setelah kelulusan 2tahun lalu, yg di adakan di salah satu tempat dekat sekolah gue.biasanya setiap tahun gue mudik lebaran, cuma tahun ini ga mudik karna ada sebuah insiden yg terjadi sebelum puasa kemaren, yang menjadi faktor gagal nya mudik gue lebaran kali ini.

Sebenarnya sedih sih karena udah lama gak ketemu sama temen-temen waktu SMA, kangen pasti , Sekarang udah pada sibuk dengan urusan sendiri sendiri, ada yang kuliah, kerja dan lain-lain.
Nah di moment lebaran kaya gini tuh biasanya kalau di kampung gue lagi musim tuh yg namanya acara pernikahan, pasti dimana mana ada pesta pernikahan,dan kemaren itu gue sempat di undang sama teman-teman gue, sebenarnya udah banyak sih temen-temen gue yg udah memutuskan untuk mengakhiri masa lajangnya, dan berganti status sebagai pasutri (pasangan suami istri).

Disini gue pengen menyuarakan isi hati dan uneg-uneg yg udah mumet di kepala ini.
Kenapa sih orang tua yg anak nya gak kuliah harus cepat-cepat di Carikan Jodoh???
Why? What's happened??
Apakah setelah 12 tahun bersekolah, kehidupan ini berakhir dengan sebuah pernikahan dini??? Memang nya kenapa?? gue  tau setiap orang yang normal dan di berikan Tuhan umur yg panjang pasti suatu saat juga menikah.

Gue nga menentang pernikahan dini sih, cuma gue menentang cara pandang dan pola pikir orang tua yg pemikirannya stuck disitu situ aja mangkanya setelah tamat SMA mereka mencari kan jodoh anaknya.
Tanpa berfikir apakah anaknya sanggup dan sudah siap mental, terkadang gue nggak ngerti sama sekali, cuma beberapa tahun terakhir ini yg sering gue amati kenapa setelah tamat SMA dan tidak kuliah para orang tua seperti berlomba lomba untuk mencari kan jodoh untuk anaknya, dan jawabannya kenapa begitu, karna tidak sekolah lagi, mangkanya di Carikan jodoh.

Itu yg ga pernah bisa gue pahami, gue tau setiap orang tua pasti menginginkan kebahagiaan untuk anak nya, tapi orang tua harus tau juga kebahagiaan seperti apa yg anaknya inginkan.

Bukan gue menentang pernikahan dini, tapi kalau menurut gue pribadi terkadang orang tua harus paham dulu apa yg anaknya inginkan.
Mungkin ada yg sependapat dengan gue ada juga yg tidak, tapi bagi gue hidup itu harus adil lah, bukannya apa apa kita semua manusia pasti mempunyai suatu impian, satu cita-cita yg setiap orang pasti menginginkan nya terwujud, tapi semua terkadang di tentukan oleh takdir dan nasib
Seperti hal nya problem yg gak pernah masuk akal bagi gue, anak anak yg sudah tamat SMA dan tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang kuliah, di desak untuk segera berjodoh, sedangkan orang orang yang melanjutkan pendidikan pernah ga di tanya kapan nikah??? Boro boro kuliah aja belum selsai pasti Begituu kan.

Nah seharusnya kesalahpahaman tentang cara berfikir para orang tua,(sebagian dari para orang tua) harus lebih membuka pikiran dan rubah cara pandang mereka.. kami semua sama juga punya impian, namun terkadang jalanya saja yg berbeda
Ada yg bernasib baik bisa kuliah, ada yg harus bekerja dulu baru bisa mewujudkan mimpi mereka,
Namun yg gue lihat disini para orang tua salah mengartikan, coba beri sedikit ruang, coba beri sedikit kesempatan, untuk mereka yg tidak melanjutkan pendidikan, coba tanya apa impian mereka, coba tanya apa rencana mereka untuk kedepannya, bukan malah berlomba lomba mencari kan jodoh, dan di nikah kan lalu masalah atau (beban) orang tua bisa lepas,??? Menurut gue itu gak adil, seperti yg pernah gue lihat, dan pernah juga gue baca, begitu banyak angka perceraian yang di dasari dengan pernikahan dini dimana anak anak yg di nikah kan belum , paham belum siap mental lahir batin, dan yg paling parah terkadang mereka saja belum tau tujuan hidup mereka itu apa, namun terkadang wewenang orang tua salah dalam memberikan perintah.

Disini gue, yg mungkin akan berada dalam posisi tersebut, gue akan lebih mewanti-wanti orang tua gue, gue pengen mereka tau, gue pengen mereka ngerti, dan paham kalau sudah tamat SMA, kalau ndak kuliah ya menikah, itu salah besar, gue juga punya impian yg harus gue kejar dulu, dan gue harus benar-benar mempersiapkan diri, semoga teriakan dan uneg-uneg yg udah dari lama pengen gue keluarin bermanfaat ya guys.

Keep touch with me on
instagram.com/@elviseptiaa
facebook.com/@elviseptiaa



Komentar